Miras Menghancurkan Masa Depan Pemuda Papua

Pendahuluan

Miras sejenis Alkohol dalam kehidupan sehari – hari mempunyai manfaat baik dan buruk. Manfaat baik dari minuman keras sejenis Alkohol bisa dijadikan obat antiseptic atau obat penenang untuk membunuh kuman, bakteri dan lain – lain. Sedangkan efek negative adalah mengkosumsi berkelebihan Alkohol sehingga bias menghilankan kesadaran dan merusak organ dalam tubuh kita.

Minuman keras (Miras) identik dengan minuman beralkohol yang merupakan zat berbahaya dalam tubuh bila dikonsumsi. Minuman beralkohol adalah minuman yang mengandun zat etanol,  zat psikoaktif yang bila dikonsumsi akan mengakibatkan kehilangan kesadaran. Minuman beralkohol merupakan minuman keras yang termasuk kategori jenis zat narkotika yang mengandung alcohol

Baca juga: 5 Cara Berpikir Tentang Papua Yang Membuat Kita (Indonesia) Tidak Merasa Menjadi Penjajah

Ada beberapa teman dalam pembicaraan hidup tanpa minum alcohol rasanya kurang sehat. Ucapan itu sepertinya sudah membenarkan alcohol sebagai pecandu. Yang yang lain juga mengatakan baha dengan minuman alcohol (Mabuk) membuat mereka percaya diri, berani tampil di depan umum untuk mengekspresikan (memberanikan) diri tentang bakatnya yang terpedam. Atapun berani membuat kegaduhan, bahkan ada yang berani untuk melakukan ataupun terlibat dalam kasus pemerkosaan, perkelaian dan pembunuhan.

Sejarah

Sejarah tentang miras sejenis alcohol sama panjangnya dengan sejarah peradaban manusia. Para arkeolog menyebut bahwa minuman beralkohol muncul kali pertama di zaman peradaban Mesir Kuno. Kemudian, perkembangannya berlanjut pada periode Yunani Kunodan Romai Kuno. Dari sinilah minuman alcohol terus berkembang dan menjadi bagian dari peradaban manusia. Minuman lebih 20 gelas. Pernafasan bias berhenti, koma. (Sumber: Komisi Pam Belanda 2009 ).

Dampak Mengonsumsi Minuman Keras Alkohol

  • Dampak Buruk Bagi Keehatan

Minuman keras sejenis alcohol yang mengandung zat narkotika etanol tentu memiliki dampak yang buruk bagi kesehatan bila dikonsumsi secara rutin, maka cairan ini akan diserab dalam aliran darah. Hal ini tentu saja mempengaruhi system saraf pusat (Otak dan sum – sum tulang belakang) yang mengontrol hampir semua fungsi tubuh. Dampak buruk yang ditimbulkan dikonsumsi, usia, berat badan, serta makanan yang ada di dalam lambung ketika meminum – minuman keras.

  • Pengaru Dalam Jangka Pendek

Konsentrasi alcohol yang kita minum  beredar dalam darah, menimbulkan stimulasi terhadap perilaku lebih aktif seiring meningkatkan kosenterasi alcohol dalam darah, kemudian, efek yang dapat diliat dalam jangka pendek adalah resiko mabukl atau teller sehingga dapat menyebabkan penurunan kesadaran.

  • Pengaru Dalam Jangka Panjang

Meminum – minuman keras alcohol dalam jangka panjang akan menyebabkan terserang berbagai penyakit, seperti kerusakan jantung, tekanan darah tinggi, stroke, kerusakan hati, kanker saluran pencernaan, kemandulan, resiko kanker payudara, kesulitan tidur, kerusakan otak dengan perubahan kepribadian, dan sulit dalam mengingat dan berkonsenterasi.

Baca juga: Pertemuan Kita Dengan Tuhan Dapat Disebut ” Kembangkitan Pribadi Atau Saat Teduh”

Alcohol memperlambat fungsi system saraf pusat. Mengonsumsi alcohol dalam jumlah sangat kecil dapat membangtu seseorang merasa lebih santai dan mengurangi rasa cemas. Namun jika jumlahnya berlebihan bisah menyebabkan perubahan besar di otak. Efeknya bisa lebih cepat yang ditandai dengan muntah dampaknya membuat orang pingsan, sesak nafas, gula darah rendah, kejang bahkan bias berakibat kematin. Perubahan system saraf yang berasal dari minuman alcohol bisah membuat seseorang melakukan hal – hal bodoh atau melakukan. Karena ganguan dari system saraf itulah yang membuat seseorang menjadi mabuk jika mengosumsi alcohol. ..(Sumber: perubahan hidup, hal.13 – 18 Dinus Wandik dan kawan – kawan sentani, Agustus 2011)

  • Dampak Social
  1. Ganguan mental, anti social dan dikucilkan oleh linkungan social.
  2. Merepotkan dan menjadi beban keluarga
  3. Pendidikan menjadi terganggu dan masa depan tidak cerah.
  4. Berkeinginan melakukan hubungan seks dengan sembarangan akibatnya bisa kena penyakit menular kelamin (IMS), termasuk HIV/AIDS.
  5. Dalam rumah tangga hampir setiap hari bertengkar
  6. Hidup dengan keluarga tidak bahagia
  • Dampak Ekonomi
  1. Menghabiskan uang hanya untuk beli minuman keras/beralkohol.
  2. Mengambil uang orang lain (mencuri dan merampok).
  3. Kehidupan dalam rumah tangga berantakan.
  4. Kebutuhan pendidikan terus meningkat.
  5. Meminyam uang kesana dan kesini tujuan untuk konsumsi miras.
  • Dampak Pada Psikis
  1. Lamban kerja, sering tegang dan gelisa
  2. Hilang kepercayaan diri.
  3. Sulit berkosentrasi
  4. Dan kecelakan membuat nyawanya korbang.

Alasan Mengosumsi Miras/Alkohol

Menurut beberapa teman mengatakan bahwa alasan orang untuk mengosumsi minuman keras miras yang beralkohol:

  1. Menghilangkan stress
  2. Bersenan – senan atas keberhasilan
  3. Memberanikan diri untuk berbicara di muka umum
  4. Membuat ingatannya lebih cepat
  5. Berani ungkapkan isi hati kepada orang lain

Kenalkan Bahaya Miras/Alkohol Pada Pemuda – Pemudi

Mempunyai anak yang menginjak usia remaja memang gampang – gampang susa. Apalagi jika buah hati mulai lebih sering menghabiskan waktu diluar rumah. Sebagai orang tua, tentu anda bertanya – Tanya dalam hati, apa saja yang dia lakukan? Apakah sudah mulai mengosumsi minuman keras miras sejenis alcohol?

Kegelisaan seperti ini pasti dirasakan oleh orang tua yang mempunyai anak yang sering tidak aktif di rumah bersama orang tua. Sulit membatasi kebebasan anak yang mulai menginjak dewasa Karena bisa jadi bila salah komunikasi, dia mala melawan orang tuanya.

Bagimana Pemuda – Pemudi Menilai Miras/Alcohol

Beranjak dewasa di zaman yang modern ini membuat banyak anak mda mengangap miras sebagai bagian dari gaya hidup keseharian. Mereka bisah mendapatkan pemikiran ini dari lingkungan, seperti teman, televise, internet, kaka, mungkin juga orang tua, anak – anak tidak menyadari bahwa usia mereka masih terlalu muda untuk bersetuhan dengan miras/alcohol. Mereka juga tidak menyadari resikonya terhadap kesehatan.

Sebaliknya mereka hanya ingin dilihat sebagai seorang yang telah dewasa dan bergaya hidup di masa kini. Itulah sebabnya, jika ingin dianggap tidak ketinggalan zama, mereka akan mencobai bahkan mereka sebenarnya membenci rasa pahit miras/alcohol.

Apa Yang Orangtua Lakukan?

Bicara dengan anak tentang bahayanya miras. Dengan penyampaian pengetahuan yang baik tentang miras/alcohol, dia akan menjauhinya.

Baca juga: Puisi | Sekeping Kata Perjuangan Dalam Diam

Sebagai orang tua harus menjelaskan kepadanya bahwa minuman keras miras sejenis alcohol menyimpan resiko yang bias membahayakan kesehatan. Selain itu, orantua harus menyadari bahwa mengajari anak tentang benar dan salah, baik dan buruk, masyarakat, sekolah, gereja atau orangtua lainnya.

Pastikan juga, orang tua mengetahui dengan siapa saja anak tersebut bergaul dan beraktivitas apa saja yang mereka lakukan.

Kapan Mulai Mendidik Anak?

Sebaiknya sejak dini. Layaknya bahaya merokok, orangtua bisa mulai memberitau bahaya miras/alkoholsejak anak usia 10 tahun jangan membuat kesalahan yang merasumsi bahwa anak tidak mungkin tertarik dengan minuman keras di usia muda karena efeknya membahayakan. Misalnya bagi perempuan membahayakan kandungan, kepada laki – laki membahayakan kesuburan

Dimana Tempat Untuk Mendidik Anak?

Sangat baiknya bagi orangtua mendidik anaknya di dalam rumah tangga mendorong, menasihati dan membina bagimana cara berdoa yang baik, berbicara yang baik, dan hajarkan anaknya juga tentang kejujuran lalu membiasakan diri untuk antar jemput anak ke sekolah minggu dan ke sekolah.

Harapan Orangtua?

Anak setelah besar lalu melanjutkan study pulan dengan hasilnya baik membuat semangat tersendiri bagi orangtua karena orangtua usinyanya semakin turung sehingga yang akan melanjutkan tongkat stavet yang mengemban dalam pelayanan.

Kesimpulan

Oleh sebab itu, kita menyadari sendiri terutama dimulai dari individu, keluarga dan kemudian kita semua untuk melakukan aksi menentang Miras.akibatnya adalah membawa kematian terstruktur secara yasmani dan rohani.

Saran.

  1. Mencegah adalah lebih baik dari pada mengobati
  2. Oratua memberikan nasihat kepada anak – anak sejak usia 10 tahun mengenai minuman keras miras.
  3. Pemerintah da gereja harus memperhatikan bagi mereka yang mabuk, memberikan pertolongan dan konseling untuk mencari sebab – sebab dan jalan penyelesaiannya.
  4. Gereja juga boleh bekerja sama dengan lembaga – lembaga dalam masyarakat yang berkaitan dengan masalah tersebut.
  5. Membina kerohanian seseorang untuk mengatasi masalah miras/alcohol, sebab cara yang terbaik untuk membangtu mereka adalah membawa mereka mengenal Tuhan Yesus, serta dibaharui di dalam Dia.
  6. Pemerintah, gereja dan organisasi kemasyarakatan saatnya harus bersatu selamatkan pemuda – pemudi Papua yang tersisa dari yang tersisa ini.

Artikiel pendek ini semoga memberikan penceraan, kesadaran, mengingatkan dan memotivasi untuk hidup takut akan Tuhan bagi pemuda – pemudi yang selalu pesta minuman keras klik disini

Selamat membaca bagi yang setia membaca dan melaksanakannya Tuhan Yesus Kristus memberkati kita semua amin.

Penulis: Sepi Wanimbo [Ketua Pemuda Baptis Di Tanah Papua]

Editor: Yeromi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.